Era teknologi informasi dan kemajuan teknologi digital mendukung prospek
lulusan sarjana desain grafis untuk memenuhi kebutuhan tenaga
profesional di bidang desain di sejumlah perusahaan nasional maupun
multinasional. Perkembangan jenis media juga mendukung profesi ini dalam
bidang promosi dan branding produk untuk keperluan periklanan.
Profesi desainer memang selalu
menarik.Tidak saja karena kemampuan mereka merancang konsep desain
secara kreatif dan inovatif,juga memanfaatkan teknologi secara maksimal
serta dapat menciptakan karya-karya desain yang orisinal untuk
iklan,poster,ilustrasi,corporate identity,komersial,dan desain lainnya.
Selain
itu,cakupan desain grafis saat ini sudah cukup luas dan beragam
mengikuti perkembangan zaman,seperti desain komunikasi visual,desain
multimedia,dan desain interior. Sekarang kita bahas salah satunya,yakni
desain komunikasi visual.Desain komunikasi visual adalah cabang ilmu
desain yang mempelajari konsep komunikasi serta ungkapan
kreatif,teknik,dan media dengan memanfaatkan elemen visual atau rupa
untuk menyampaikan pesan.Hal itu membuatnya menjadi
menarik,efektif,informatif,dan komunikatif.
Banyak hal mendasar
yang dipelajari pada studi desain komunikasi visual ini. Berbeda dengan
seni murni (seni rupa) yang merupakan karya seni untuk ungkapan ekspresi
sang seniman,desain grafis maupun desain komunikasi visual cakupannya
lebih luas.Antara lain mengembangkan label produk untuk promosi dan
iklan di media massa. Konsep desain yang baik ini dipelajari untuk
membantu menciptakan dan mengembangkan corporate identitydan corporate
imageyang sangat dibutuhkan dalam pemasaran produk atau penyelenggaraan
event perusahaan melalui penerapan teknik perancangan sesuai kebutuhan
publikasi.
Sementara,desain multimedia sangat memerlukan
kemampuan untuk mengomunikasikan informasi atau konsep melalui berbagai
bentuk media audio video, seperti gambar,suara,teks,animasi,dan diikuti
oleh kemampuan menggabungkannya.Desain multimedia juga sangat
memaksimalkan fungsi internet sebagai sarana pendukung untuk proses
penyampaian pesan yang diinginkan.Teknologi memang sangat berperan dalam
perkembangan desain atau merancang suatu karya orisinal.
Pengamat
pendidikan Lukman Hakiem Saifuddin mengatakan,program studi desain
grafis saat ini semakin bagus prospeknya.Hal itu berkat kemajuan di
bidang teknologi informasi dan komputer.Dan,perkembangan teknologi sudah
sangat mendukung profesi seorang desainer grafis untuk melakukan
pekerjaannya,seperti mendesain atau merancang suatu karya.Desain
tersebut saat ini juga dapat diaplikasikan dalam berbagai bentuk karya
yang digunakan perusahaan untuk membuat konsep promosi,iklan,atau
branding suatu produk. Calon mahasiswa yang memang memiliki minat dan
keahlian dalam mendesain,serta ingin memperdalam ilmunya di bidang
desain grafis,dapat memilih program D-III.
“Profesi desain grafis
mahirnya secara praktik. Memiliki keterampilan praktis sehingga dia
ahli dalam operasional,bukan menjadi pakar teori,”kata Lukman. Sementara
itu,Direktur Institute of Education Reform (IER) Universitas Paramadina
Utomo Danan Jaya mengatakan,di Indonesia,perkembangan program studi
mengikuti permintaan dan kebutuhan perusahaan. Salah satunya,belakangan
ini,kemampuan desain grafis semakin dibutuhkan oleh berbagai perusahaan
sehingga banyak kampus yang akhirnya membuka program studi desain.
“Lapangan pekerjaan ini banyak dibutuhkan perusahaan karena kecanggihan
IT (information technology) turut mendukung desain grafis yang
memerlukan keterampilan teknis dengan kemajuan penggunaan komputer dan
perkembangan jenis media,” sebut Utomo.
Desain grafis merupakan
bidang keilmuan yang mempelajari tentang seni kreasi dan desain dalam
industri teknologi grafis yang dipresentasikan dalam bentuk dua atau
tiga dimensi sebagai media komunikasi. Berbagai keahlian bidang desain
grafis meliputi perancangan logo,branding,bahan penerbitan,kemasan,
literatur promosi,dan media kehumasan.Lulusan desain grafis akan
mencetak profil ahli madya desain grafis. Mahasiswa akan belajar
mengenal berbagai bentuk media dan publikasi lainnya.
Sesuai
dengan perkembangan industri kreatif di Indonesia,lulusan desain grafis
bakal menciptakan dan mengangkat kekayaan kreasi lokal melalui desain
grafis untuk aplikasi industri,penerbitan,percetakan,
periklanan,film,video,gambar,televisi,fashion,dan industri kreatif
lainnya.
